Terorisme Berawal Dari Radikal?

M1enurut Hendropriyono, masyarakat yang subur alias masyarakat yang di cemari oleh paham fundalisme ekstrim atau radikalisme keagamaan adalah masyarakat yang mudah terpengaruh oleh doktrin dan ideologi yang dapat merusak kepercayaan masyarakat tersebut.
Radikalisme merupakan suatu sikap yang menginginkan perubahan yang sangat drastis dan bersifat revolusioner lewat kekerasan dan aksi-aksi yang ekstrim. Ciri-ciri masyarakat yang menganut sistem radikal adalah 1) Intoleran atau tidak menghargai pendapat orang lain, 2) fanatik atau selalu merasa benar, 3) ekslusif atau membedakan diri dari umat Islam umumnya dan 4) revolusioner atau orang yang menggunakan kekerasan untuk mencapai keinginannya.
Nah, punya sikap dan pemahaman radikal saja tidak cukup untuk menjadikan orang tersebut adalah terorisme. Ada beberapa faktor lain yang juga mendorong seseorang untuk melakukan jaringan terorisme. Beberapa faktor pendorong tersebut adalah kemiskinan, ketidakadilan, dan pemahaman keagamaan yang dangkal dan penafsiran kitab suci yang sempitdan leksikal (harfiyah).
Lalu apa terorisme yang sebenarnya? Banyak pendapat untuk mendefenisikan terorisme. Pada umumnya pendapat tersebut menyangkut 3 aspek yaitu dengan metode kekerasan, target adalah warga sipil secara acak, dan tujuannya adalah menebar rasa takut untuk kepentingan perubahan sosial politik.
Dalam UU No. 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme disebutkan: Setiap orang yang dengan sengaja menggunakan Kekerasan atau ancaman kekerasan menimbulkan situasi teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas atau menimbulkan korban yanh bersifat massal, dengan cara merampas harta benda orang lain, atau mengakibatkan kerusakan ataukehancuran terhadap objek-objek vital strategis atau lingkungan hidup atau fasilitas publik atau fasilitas internasional.
Jadi orang dengan pemikiran radikal saja belum tentu adalah seorang terorisme. Tapi Radikal adalah embrio lahirnya terorisme. Masih ada faktor-faktor lain yang jadi pendorong seseorang melakukan tindak terorisme.

 

Nama Anda (wajib)

Email Anda (wajib)

Subjek

Pesan Anda